Ini Sikap Kadis Dikbud, Soal Raibnya Tabungan Siswa di SDN 11 Sumbawa

SUMBAWA – Sikap tegas ditunjukkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, Dr Muhammad Ikhsan Safitri, MSi, terkait raibnya puluhan juta tabungan milik siswa di SD Negeri 11 Sumbawa.

Dihubungi via seluler, Senin (18/10) malam, Kadis Dikbud mengatakan, sudah meminta pihak sekolah untuk segera mengembalikan tabungan siswa, tanpa potongan sepeser pun.

“Nda boleh ada satu rupiah pun dari tabungan siswa yang tidak kembali. Harus dikembalikan semua,” ujarnya.

Pihaknya kata dia, memang tidak memberikan batas waktu kepada sekolah kapan tabungan tersebut harus dikembalikan. Namun, ultimatum sudah disampaikan.

“Belum kita berikan batas waktu. Tapi sudah kita ultimatum, kalau tidak (dikembalikan) mereka bisa dipidanakan,” tandasnya.

Sikap tegas ini diambil menurut Kadis Dikbud, karena perbuatan itu bukan saja mencoreng nama baik profesi guru. Tapi juga sangat memalukan. Sebab menyangkut mentalitas dan moral.

Baca Juga:  Empat Sekolah Dalam Kota Sumbawa "Terpaksa" BDR Lagi

Kadis Dikbud khawatir, praktek semacam ini juga terjadi di sekolah lain. Namun, ia berharap itu tidak ada, meski disinyalir hal serupa ada juga di sekolah lain.

Sebetulnya lanjut mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa ini, ada nilai edukasi yang diajarkan dengan membiasakan siswa menabung. Malah gemar menabung ini mesti digalakkan.

Tapi, jangan sampai itu malah disalah digunakan oleh oknum-oknum tertentu.
Tindakan itu dinilainya, justru melemahkan semangat anak-anak untuk menabung.

“Jadi masalah ini bukan semata-mata menyangkut nominal. Tapi mentalitas dari oknum. Adanya penyalahgunaan wewenang inilah yang sangat kami sesalkan,” lanjutnya.

Padahal dalam Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional di pasal 40 ayat 2 huruf c terangnya, disebutkan ada kewajiban guru dan tenaga kependidikan memberikan tauladan.

Baca Juga:  Tingkatkan Mutu Tri Dharma, UNSA Kunjungi Dua Perguruan Tinggi di Pulau Jawa

“Nah, kalau makan uang siswa atau minjam uang siswa itu memberikan tauladan atau tidak,” tanya Kadis Dikbud.

Karena itu, di tengah-tengah upaya Pemda Sumbawa, memasifkan gerakan Pendidikan Karakter, Kadis Dikbud, mengingatkan agar semua guru dapat memberikan contoh tauladan yang baik bagi siapapun. Terlebih guru merupakan profesi yang sangat mulia. (PS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *