376 Gedung Sekolah di Sumbawa Rusak Parah, 180 Butuh RKB 

SUMBAWA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, mencatat sedikitnya ada sekitar 376 gedung sekolah yang membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah karena kondisinya cukup memprihatinkan. Selain itu, ada beberapa sekolah yang membutuhkan Ruang Kelas Baru (RKB).

“Butuh anggaran cukup besar untuk melakukan rehabilitasi terhadap ratusan sekolah yang kita miliki ini karena memang kondisinya sudah sangat memprihatinkan,” kata Sekretaris Dikbud Sumbawa, Sudarli, S.Pt, M.Si, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (3/11).

Kondisi ini makin diperparah dengan tidak adanya anggaran yang diperuntukkan bagi rehabilitasi sekolah karena mengandalkan Dana Alokasi Khusus (DAK). DAK inipun tidak bisa dilakukan intervensi karena itu sudah sesuai kebutuhan yang sudah diusulkan melalui Dapodik satuan masing-masing.

Baca Juga:  Tujuh Guru Dipromosi jadi Kasek

“Tidak bisa kita intervensi, jika DAK yang diusulkan itu untuk rehabilitasi dan perbaikan sekolah, maka tidak bisa kita gunakan menambah RKB,” ujarnya.

Anggaran itupun sangat besar untuk melakukan rehabilitasi sekolah yang rata-rata sudah sangat memprihatinkan. Kondisi itupun akan berdampak terhadap siswa nantinya, jika sekolahnya bocor maka mereka tidak akan nyaman untuk berada di sekolah.

“Kita sangat kesulitan untuk melakukan rehabilitasi sekolah karena anggaran yang kita miliki juga sifatnya terbatas, anggaran dari APBD pun tidak sepenuhnya bisa menangani masalah ini,” tambahnya.

Selain rehabilitasi sekolah, ada juga sekolah yang membutuhkan penambahan Ruang Kelas Baru (RKB). Bahkan berdasarkan data saat ini ada sekitar 180 sekolah yang membutuhkan RKB seiring dengan adanya pertumbuhan jumlah penduduk.

Baca Juga:  Puluhan Siswa di Sumbawa Putus Sekolah 

“Untuk kebutuhan 180 RKB ini sudah kita data untuk diusulkan dengan harapan bisa terealisasi semua atau minimal bisa dilakukan secara bertahap,” tandasnya. (PS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *