
SUMBAWA – Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Pelindungan dan Pengamanan Hutan (PPH) yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 1 Kantor Bupati Sumbawa, Jumat (19/9).
Rapat ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetyo, S.Sos., M.AP., dan dihadiri Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta anggota Satgas Pelindungan dan Pengamanan Hutan Sumbawa.
Dalam kesempatan itu, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan pentingnya sinergi antar semua pihak dalam menjaga kelestarian hutan di Bumi Sabalong Samalewa.
Ia menyebut, keberadaan hutan memiliki peran vital sebagai sumber mata air dan kehidupan yang sangat dibutuhkan, tidak hanya untuk saat ini, namun juga bagi keberlangsungan hidup generasi mendatang.
“Rakor ini bertujuan untuk memperkuat upaya pelindungan hutan dari ancaman penebangan liar (illegal logging). Hutan adalah sumber kehidupan. Kita harus menjaga dan melindunginya bersama-sama agar bisa diwariskan kepada anak cucu kita,” ujar Bupati.
Hasl senada disampaikan Sekda Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetyo, S.Sos., M.AP yang juga menekankan perlunya kolaborasi aktif antara Satgas dan masyarakat dalam upaya pelestarian hutan. Ia mengajak seluruh elemen untuk terlibat langsung dalam pengawasan dan pengamanan wilayah hutan dari aktivitas yang merusak.
“Kita ingin memastikan seluruh elemen Satgas bisa langsung berkoordinasi dan bersinergi dengan masyarakat dalam menjaga hutan. Jika hutan terjaga, maka sumber air pun tetap tersedia, alam akan lebih baik, dan bisa dinikmati oleh generasi masa depan,” tegas Sekda.
Rakor ini menjadi langkah awal untuk memperkuat peran strategis Satgas dalam menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif tentang pentingnya pelindungan hutan sebagai aset masa depan Kabupaten Sumbawa. (PS)
Tidak ada komentar