SUMBAWA – Seorang pria berinisial H (30) warga Dusun Rhee Beru, Desa Rhee, Kecamatan Rhee, ditemukan meninggal dunia dengan posisi tergantung di pohon mangga dengan seutas tali nilon warna biru yang berlokasi di sebuah kebun dekat tempat pemakaman umum Desa Rhee, pada Kamis 13 Februari 2025 sekitar pukul 13.00 WITA.
Kapolres Sumbawa, AKBP Bagus Nyoman Gede Junaedi SH , S.IK, M.AP., melalui Kapolsek Rhee, IPDA Romy Oktovian Munir SH, mengungkapkan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh keluarganya yang tidak lain adalah kakaknya sendiri.
“Korban ditemukan pertama kali oleh keluarganya dengan posisi tergantung di pohon mangga,” ucap Kapolsek.
Dijelaskan Kapolsek, bahwa dua hari sebelumnya korban pergi dari rumah dan tak kunjung pulang. Korban diketahui sempat cekcok dengan keluarganya lalu pergi dari rumah.
“Karena tak kunjung pulang kakak korban kemudian mencoba mencari-cari keberadaan korban hingga menemukan korban telah meninggal dunia dengan gantung diri di pohon mangga,” terangnya.
Polsek Rhee yang menerima informasi tersebut kemudian bersama-sama dengan Unit INAFIS Sat Reskrim Polres Sumbawa dan Tim Medis Puskesmas Rhee, melakukan evakuasi dan membawa korban ke puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan luar tubuh korban.
Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hanya terdapat bekas jeratan pada leher korban. Berdasarkan pemeriksaan diperkirakan korban telah meninggal dunia lebih dari 24 jam.
Sementara itu, keluarga korban menerima dengan ikhlas kejadian tersebut dan menolak dilakukan autopsi, serta selanjutnya akan melakukan pemakaman. (PS)






