Bahaya Narkoba Bagi Kawasan Mahasiswa 

Oleh : Susilawati 

Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universita Samawa 

Penyalahgunaan narkoba pada kalangan mahasiswa, hal ini dapat kita lihat yang diberitakan di media sosial maupun media elektronik seperti televisi dan media elektronik yang hampir setiap hari memberitakan tentang penangkapan pelaku penyalahgunaan narkoba oleh aparat keamanan kebanyakan pelakunya adalah mahasiswa atau para anak remaja.

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa ternyata narkoba masih menjadi masalah utama di negara Indonesia. Narkoba selalu menghantui generasi muda yang sedang mencari jati diri. Hal ini sangat mengkhawatirkan, karena sasaran penyebaran narkoba yang paling mudah adalah para pelajar dan mahasiswa. Jika hal ini terus menerus dibiarkan, maka tidak menutup kemungkinan generasi muda akan hancur dan mudah terpengaruh oleh hal-hal yang negatif.

Menjadikan citra bangsa Indonesia terpuruk dan rendah dimata dunia. Mengingat dampak narkoba yang bersifat merusak dan mematikan mental, jiwa, dan raga. Narkoba juga menghambat generasi muda untuk menjadi penerus bangsa yang berkualitas, karena sebagian besar para pelajar yang sedang menempuh pendidikan telah terpengaruhi oleh narkoba.

Hal ini membuat para generasi muda atau mahasiswa menjadi malas dan hanya menginginkan narkoba sebagai kebutuhan yang harus diutamakan dan mengacuhkan kehidupan orang-orang yang berada disekelilingnya. Maka dari itu lingkungan sosial sanggatlah kita butuhkah untuk mendukung dalam berbagai hal, mulai dari pergaulan, termasuk juga untuk mendukung proses penyembuhan dari pengaruh narkoba. Jadi kalau dukungan dari lingkungan sosial saja sudah tidak ada, tentu saja akan semakin sulit untuk terbebas dari penggunaan narkoba.

Usaha lainnya yang perlu ditempuh yaitu dengan mengadakan kampanye bahaya narkoba yang tujuannya memberikan pembelajaran kepada generasi muda atau mahasiswa khususnya pengaruh negatif yang ditimbulkan akibat penggunaan narkoba baik kepada pengguna dan orang-orang di sekitarnya.

Baca Juga:  Etika Pancasila Dalam Kaum Milenial 

Maka dari itu lingkungan sosial sakatlah penting untuk kita mengatasinya  mendukung dalam berbagai hal, mulai dari pergaulan, termasuk juga untuk mendukung proses penyembuhan dari pengaruh narkoba. Jadi kalau dukungan dari lingkungan sosial saja sudah tidak ada, tentu saja akan semakin sulit untuk terbebas dari penggunaan narkoba. Usaha lainnya yang perlu ditempuh yaitu dengan mengadakan kampanye bahaya narkoba. Supaya orang di sekelilingnya bisa lebih berhati hati selama waktu diproses.

Mahasiswa merupakan masa memasuki masa dewasa yang pada umum berada pada rentang usia 18-25 tahun. Pada masa tersebut mahasiswa memiliki tanggung jawab terhadap masa perkembangannya, termasuk memiliki tanggung jawab terhadap kehidupannya untuk memasuki masa dewasa. Mahasiswa adalah makhluk individu dan makhluk sosial. Akan tetapi ada kalanya pada kalangan masa remaja merupakan suatu fase perkembangan seseorang dari masa menuju dewasa.

Karena itulah bila masa-masa ini rusak karena narkoba, maka suram atau bahkan hancurlah masa depannya. Pada masa remaja atau masa dewasa, justru keinginan untuk mencoba-coba, mengikuti trend dan gaya hidup, serta bersenang-senang besar sekali. Walaupun semua kecenderungan itu wajar-wajar saja, tetapi hal itu bisa juga memudahkan  atau mahasiswa untuk terdorong menyalahgunakan narkoba.

Masalah menjadi lebih gawat lagi bila  seseorang mahasiswa penggunaan narkoba, para kalangan mahasiswa tertular dan menularkan peyakit (human immunodeficiency virus) adalah retovirus yang meyakiti sel-sel sistem kekebalan tubuh manusia terutama CD4 positivet sel dan mekrophages yang dimana sebahgai komponen komponen utama sistem kekebalan sel dan mnganggu pungsinya di kalangan mahasiswa.

Hal inidapat kita lihat dari pemakaian narkoba melalui jarum suntik secara bergantian. Bangsa ini akan kehilangan  nama baikakibat paraahasiswa yang sangat banyak penyalahgunaan narkoba pada kalagan masyarakat atau lingkungan sekelilingnya. Narkoba merupakan obat atau bahan dan zat yang bukan makanan yang jika diminum, dihisap, dihirup, ditelan atau disuntik dapat berpengaruh pada kerja otak dan sering menyebabkan ketergantungan.yang dimana Akibatnya, kerja otak dapat berubah. Demikian pula fungsi organ-organ lain seperti jantung, peredaran darah, pernapasan, dan lain-lain. Karena narkoba ini memang dapat membahayakan bagai kesehatan tubuh kitaturutama pada organ tubuh kita bagian dalam kita.

Baca Juga:  Pelayanan Publik Khususnya Pada Dunia Keperawatan 

Dampak bahaya penyalahgunaan narkoba bagi tubuh diantaranya, yaitu gangguan pada sistem saraf dengan gejala kejang-kejang, halusinasi, gangguan kesadaran, kerusakan saraf tepi, gangguan pada jantung dan pembuluh darah yang berakibat pada infeksi akut otot jantung, gangguan peredaran darah, gangguan pada kulit mengakibatkan pernanahan, bekas suntikan dan alergi, gangguan pada paru-paru menyebabkan penekanan fungsi pernapasan, kesukaran bernafas, penggeseran jaringan paru-paru, akibat pengumpulan benda asing yang terhirup, serta dapat terinfeksi Human Immununodeficincy Virus (HIV) atau AIDS.

Selain berdampak pada fisik narkoba juga berdampak pada psikologis seseorang bagi yang mengonsumsi narkoba, akibat yang ditimbulkan yaitu sering berpikir tidak normal, berperasaan cemas, tubuh membutuhkan jumlah tertentu untuk menimbulkan efek yang di inginkan, ketergantungan atau selalu membutuhkan obat.

Jadi dapat disimpulkan bahwa bahayanya narkoba jika digunakan pada kalangan mahasiswa dimasyarakat atau atau  lingkungan sekelilingnya sehinga dapat bisa sikap berubah dan keperibadiannya secara kedisiflinan.akibat orang yang sudah kecanduan narkoba akan lebih cepat mengantuk dan malas juga tidak mempedulikan kesehatan dan ganguan lainnya juga bisa dapat merangsang atau mempengaruhi semua organ tubuh pada bagian dalam atau sistem sarap dan sel paru-paru. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *