KPK Siap Jelajahi Sumbawa Lewat JNBA, Dorong Budaya Anti Korupsi Hingga Pelosok

admin
10 Mar 2026 03:56
2 menit membaca

SUMBAWA – Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyambut rencana pelaksanaan program Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi (JNBA) yang akan digelar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI pada 15–21 Juni 2026 mendatang.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo S.Sos., M.AP, mengatakan bahwa program JNBA bertujuan menghadirkan KPK secara langsung di tengah masyarakat sebagai sarana interaksi, kolaborasi, serta edukasi mengenai pentingnya membangun budaya antikorupsi.

“Program JNBA bertujuan untuk menghadirkan KPK ke tengah-tengah masyarakat sebagai media interaksi, kolaborasi serta edukasi. Bersama pemerintah daerah, program ini juga akan menghadirkan pameran pelayanan publik yang bersih, transparan dan melayani,” ujar Sekda, Selasa (10/3).

Menurutnya, kehadiran program tersebut juga diharapkan dapat membuka ruang diskusi dan konsultasi bagi masyarakat terkait berbagai upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Selain itu, kegiatan ini memberi ruang ekspresi bagi para pelaku budaya lokal untuk ikut berpartisipasi dalam kampanye antikorupsi melalui seni dan budaya.

Program JNBA menyasar berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pelajar dan akademisi, tenaga pendidik, aparatur sipil negara (ASN), pejabat daerah, pelaku seni dan budayawan, media lokal, hingga komunitas masyarakat dan tokoh pengaruh atau Key Opinion Leader (KOL).

Sekda menambahkan, JNBA merupakan salah satu bentuk kampanye antikorupsi yang menggabungkan strategi penyebaran nilai-nilai integritas secara masif dengan pelibatan aktif masyarakat melalui berbagai aktivitas di dalam maupun luar ruang.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran publik untuk menolak berbagai bentuk praktik korupsi kecil atau petty corruption semakin meningkat, sekaligus mendorong hadirnya layanan publik yang transparan dan akuntabel bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya integritas serta bersama-sama mendukung pelayanan publik yang bersih dan bebas korupsi,” pungkasnya. (PS)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *