SUMBAWA – Tim Inspektorat Kabupaten Sumbawa, kembali turun melakukan pengecekan ke semua SD dan SMP milik pemerintah. Hal ini dilakukan, untuk memeriksa fisik dari penggunaan dana BOS di masing-masing sekolah.
Plt Inspektur Inspektorat Kabupaten Sumbawa, I Made Patrya AP, Rabu (16/4) mengatakan, pihaknya telah melakukan pengumpulan data dengan mengklarifikasi kepala sekolah. Namun, pengecekan fisik tidak dapat dilakukan karena bertepatan dengan libur sekolah. Karena itu, Tim Inspektorat baru bisa melakukan cek fisik ke sekolah saat ini.
“Semua sedang melakukan cek fisik. Ada yang ke Tolo’oi, ada yang ke Lunyuk dan Alas Barat,” ujarnya.
Dijelaskan, berdasarkan klarifikasi, diketahui ada aset sekolah yang diadakan menggunakan dana BOS. Seperti buku sekolah dan lain sebagainya. Karena itu, tim perlu melakukan pengecekan langsung ke sekolah.
“Jadi tim meminta perpanjangan waktu selama tujuh hingga sembilan hari untuk melakukan pemeriksaan fisik,” terang Made Patrya.
Berdasarkan hasil klarifikasi kepala sekolah, ungkap Made Patrya, administrasi penggunaan dana BOS dilakukan dengan baik. Meski demikian, pihaknya tidak serta-merta mempercayai laporan administrasi tersebut. Karena itu, pengecekan fisik penting dilakukan.
“Ada beberapa SD yang sangat baik laporannya. Cuma kita tinggal kroscek di lapangan. Karena biasanya ada yang administrasinya bagus, tapi ternyata fisiknya jelek,” imbuhnya.
Made Patrya menegaskan, pengecekan fisik ini perlu dilakukan. Agar tim mendapatkan keyakinan terkait SPJ yang sudah dibuktikan oleh sekolah.
Lebih lanjut Made Patrya mengatakan, pemeriksaan dana BOS ini, menjadi atensi hampir di semua daerah. Karena itu, kepada tim yang melakukan pemeriksaan, diharapkan tetap profesional dengan tetap menjaga integritas saat menjalankan tugasnya di lapangan. (PS)






