Sumbawa Usulkan Pembangunan Sekolah Terintegrasi ke Kemendikdasmen

admin
9 Feb 2026 14:23
2 menit membaca

SUMBAWA – Pemkab Sumbawa mengusulkan pembangunan sekolah terintegrasi ke Kementerian Pendidikan Menengah Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah setempat.

Menurut Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, sekolah ini berbeda dengan sekolah garuda dan sekolah rakyat. “Sekolah terintegrasi ini lebih kepada masyarakat yang berada pada klaster golongan menengah ke bawah,” kata Syarafuddin Jarot, kepada wartawan, Senin, 9 Februari 2026.

Sekolah terintegrasi memiliki jenjang SD, SMP, dan SMA. Para siswa yang akan bersekolah di sekolah tersebut merupakan siswa yang memiliki prestasi di bidang masing-masing dan mereka nantinya akan digembleng.

Saat ini proses untuk mendapatkan program tersebut sudah dilakukan melalui tahap pendaftaran. Bupati H. Jarot berharap di pertengahan tahun 2026 sudah ada kepastian dari pemerintah pusat (Kemen Dikdasmen) agar Sumbawa bisa mendapatkan jatah sekolah tersebut di NTB.

“Sumbawa masuk dalam list nasional dan kita masuk di urutan nomor 7 dari 20 kabupaten/kota yang mengusulkan pembangunan sekolah terintehrasi ini,” ujarnya.

Sambil menunggu persetujuan kementerian, Pemda Sumbawa mengaku sudah mempersiapkan segala persyaratan yang dibutuhkan. Bahkan pemda setempat sudah menyiapkan lahan seluas 10 hektare yang berada di depan depo Pertamina.

“Karena sekolah ini menjadi incaran kabupaten/kota yang lain kami memastikan akan terus mengawal hingga terealisasi. Kami juga sudah menginstruksikan kepada OPD terkait untuk membangun komunikasi lebih lanjut ke Kemendikdasmen,” tandasnya. (PS)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *