
SUMBAWA – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, kembali menunjukkan komitmennya membangun dari pinggiran. Dalam kunjungan kerjanya ke Kecamatan Orong Telu, Jum’at (10/10), Bupati bersilaturrahim dengan warga Desa Senawang dan Desa Kelawis.
Dalam pertemuan itu, ia langsung menginstruksikan Dinas PUPR untuk memulai pengerasan jalan dalam waktu 10 hari sejak kunjungannya.
Kunjungan ini dilakukan setelah Bupati meresmikan Kantor BUMDes, Perpustakaan, dan Pusat Oleh-oleh Desa Lenangguar. Rombongan yang terdiri dari Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, sejumlah Kepala OPD, dan pejabat kabupaten lainnya, disambut hangat Camat Orong Telu, Abdul Munir, S.AP, dan jajaran pemerintah desa serta tokoh masyarakat setempat.
Kondisi jalan menuju Orong Telu memang menjadi perhatian serius. Jalan berbatu, berlubang, dan licin saat hujan menyulitkan akses masyarakat antar desa di wilayah pegunungan tersebut. Menanggapi hal ini, Bupati H. Jarot langsung mengeluarkan perintah tegas.
“Sepuluh hari sejak hari ini, Dinas PUPR harus sudah mulai bergerak melakukan perataan dan pengerasan jalan menuju Orong Telu. Walaupun belum bisa diaspal karena keterbatasan anggaran, minimal dilakukan perataan dan pemadatan dulu agar masyarakat bisa lebih nyaman,” tegasnya, disambut tepuk tangan warga.
Bupati juga menekankan pentingnya pembangunan drainase di kedua sisi jalan untuk menghindari kerusakan lebih lanjut akibat air hujan. Ia menyebut, Pemkab Sumbawa terus mendorong perbaikan infrastruktur wilayah selatan dengan mengusulkan proyek jalan ke Kementerian PUPR.
“Insya Allah saya akan terus berjuang. Saya berkomitmen dalam lima tahun masa jabatan saya, jalan menuju Orong Telu sudah hotmix dan layak dilalui,” ujarnya.
Selain infrastruktur, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk menyerahkan secara simbolis KTP dan KIA kepada warga sebagai bagian dari program jemput bola Dinas Dukcapil. Program ini mempermudah akses pelayanan administrasi kependudukan hingga ke pelosok.
Dalam arahannya, Bupati mengingatkan pentingnya kepemimpinan yang visioner serta menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan.
“Seorang pemimpin harus melihat lebih jauh, lebih luas, dan lebih dulu daripada orang lain,” ungkapnya.
Setelah dari Senawang, Bupati H. Jarot bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke Desa Kelawis untuk menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Di hadapan warga, ia kembali menegaskan komitmen membangun dari desa dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil.
Kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir dan mendengar langsung keluhan rakyat. Instruksi cepat kepada Dinas PUPR menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan harus segera bergerak dan tidak hanya menunggu waktu. (PS)
Tidak ada komentar