SUMBAWA – Puluhan warga Desa Tepal Kecamatan Batu Lenteh, Kabupaten Sumbawa, harus mendapatkan perawatan medis. Mereka mengalami gejala keracunan seperti mual, pusing dan sakit perut.
Kondisi yang dialami 41 warga Desa Tepal ini, setelah mereka menyantap hindangan pada acara Syukuran di kediaman Kades setempat, Jum’at (9/5/25) pagi.
Kejadian ini bermula Jum’at sore pukul 15.00 Wita, ketika seorang warga mengalami gejala-gejala dan mendapatkan penanganan infus dari seorang perawat desa. Tak lama berselang, puluhan warga lainnya turut merasakan keluhan serupa.
Berdasarkan kronologi yang dihimpun, Jum’at pukul 06.00 Wita, Kepala Desa Tepal menggelar acara syukuran di kediamannya. Usai acara, sekitar 30 orang warga langsung menyantap sarapan di tempat tersebut.
Gejala keracunan mulai dirasakan pada hari Jum’at sore. Melihat banyaknya warga yang mengeluh, petugas piket puskesmas langsung melakukan pemeriksaan awal terhadap warga yang mengalami gejala. Keesokan harinya pihak Puskesmas Batulanteh menghubungi Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) Puskesmas Batulanteh untuk meminta bantuan tenaga medis tambahan mengingat jumlah warga yang mengalami gejala terus bertambah.
Menindaklanjuti laporan ini, KUPT Puskesmas Batulanteh berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa untuk mengirimkan tim dokter ke Desa Tepal. Pada pukul 11.00 Wita, tim Puskesmas Batulanteh yang dipimpin Dokter Irfan Agung, didampingi Personel Polsek tiba di Desa Tepal. Mereka melakukan pemeriksaan terhadap warga di Kantor Desa dan juga mendatangi rumah-rumah warga yang mengalami gejala.
Kapolres Sumbawa AKBP Bagus Nyoman Gede Junaedi, S.H., S.IK., M.AP., melalui Kapolsek Batu Lanteh, AKP Jakun, S.H., membenarkan adanya kejadian itu. Pada acara syukuran, warga menyantap opor ayam, udang, dan sayur-sayuran.
Seluruh warga yang mengalami keluhan telah diperiksa oleh tim medis Puskesmas Batu Lanteh, petugas kesehatan juga melakukan stanby di Kantor Desa Tepal untuk mengantisipasi adanya keluhan susulan dari warga.
Tidak menutup kemungkinan adanya faktor lain di balik kejadian ini, termasuk potensi adanya pihak yang memanfaatkan situasi mengingat acara syukuran diadakan di kediaman Kepala Desa Tepal.
Hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut mengenai kondisi terkini para korban dan langkah-langkah investigasi yang dilakukan pihak terkait. Kapolsek Batu Lanteh menghimbau para warga agar tetap tenang dan menunggu hasil penyelidikan resmi. (PS)






