Polisi, TNI dan Pemda Sidak Gudang Distributor Minyak Goreng

SUMBAWA – Polres Sumbawa, Kodim 1607/Sumbawa dan Dinas Koperasi UKM Indag, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah gudang distributor barang. Hal ini dilakukan, guna mengecek ketersediaan stok minyak goreng di Kabupaten Sumbawa.

Sidak dilakukan langsung Kapolres Sumbawa, AKBP. Esty Setyo Nugroho, S.I.K, Kasdim 1607/Sumbawa, Mayor Inf. Ahmad Nuroddin Hidayat dan Kepala Dinas Koperasi UKM Indag Kabupaten Sumbawa, Riki Trisnadi, SE, M.Si, bersama sejumlah pihak terkait lainnya, Selasa (15/3).

Sidak pertama dilakukan di gudang milik PT. CDU, di jalan lintas Kerato, Kecamatan Unter Iwes. Kemudian dilanjutkan ke gudang Unggul Agung Grup di Desa Jorok, Kecamatan Unter Iwes. Setelah itu, sidak dilakukan di gudang-gudang milik Berkat Anugerah Abadi di Desa Boak, Kecamatan Unter Iwes. Terakhir, sidak dilakukan di gudang milik perusahaan Gold Coin di Labuhan Sumbawa.

Ditemui seusai sidak, Kapolres Sumbawa, AKBP. Esty Setyo Nugroho, S.I.K, mengatakan, hal ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan minyak goreng di Kabupaten Sumbawa. Berdasarkan hasil sidak, stok yang ada di gudang milik distributor masih kurang. Namun, sudah dilakukan pemesanan dan sedang dalam perjalanan. Sehingga, Dinas Koperasi UKM Indag bisa bekerjasama dengan distributor untuk melakukan operasi pasar guna mengendalikan harga minyak goreng di lapangan.

Baca Juga:  Meriahkan Dies Natalies UNSA, HMPS Pendidikan Ekonomi Gelar Job Fair dan Talk Show 

Kapolres menghimbau kepada masyarakat agar tidak perlu panik. Sehingga menyebabkan semakin langkanya minyak goreng ini di lapangan. Karena dengan adanya rasa ketakutan, kemudian melakukan pembelian melebihi yang dibutuhkan.

Kepada pengecer, mantan Kapolres Lombok Tengah ini, berharap mereka mematuhi harga eceran tertinggi (HET). Juga jangan melakukan penimbunan. Sehingga terkesan bahwa minyak goreng sedang langka di pasaran. “Sekali lagi saya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, agar tidak panik dengan kondisi ini. Pemda bersama polres dan kodim akan terus melakukan pengawasan. Sehingga tidak terjadi penyimpangan. Juga tetap menjaga ketersediaan minyak goreng di Kabupaten Sumbawa,” ujar kapolres.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM Indag Kabupaten Sumbawa, Riki Trisnadi, SE, M.Si menambahkan, sidak ini dilakukan untuk mengecek bahwa minyak goreng selalu tersedia di distributor. Untuk segera didistribusikan ke tingkat pengecer. Kepada distributor, diharapkan untuk tidak memberikan stok seperti biasa kepada pengecer. Sisanya diharapkan diberikan kepada pemerintah untuk dilakukan operasi pasar.

Baca Juga:  Bawaslu Sumbawa Gelar Bimtek Penanganan Pelanggaran Pemilu 2024 

Diharapkan ada upaya maksimal dari distributor untuk berkoordinasi secara maksimal dengan produsen. Sehingga bisa menambah kuota atau mempercepat proses distribusi ke Kabupaten Sumbawa. Distributor juga diharapkan bisa meminta pengecer untuk menandatangani surat pernyataan menjual minyak goreng sesuai HET. (PS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *