
SUMBAWA – Pemerintah Kabupaten Sumbawa mulai mengimplementasikan Program Indonesia ASRI, Jumat (6/2/2026) besok. Program ini merupakan gerakan nasional yang menjadi instruksi langsung Presiden kepada seluruh kepala daerah di Indonesia, hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang diikuti Bupati, Wakil Bupati, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, yang ditemui media di ruang kerjanya, Kamis (5/2/26), mengungkapkan bahwa Rakornas tersebut menekankan pentingnya kepala daerah menerjemahkan langsung kebijakan presiden dalam bentuk aksi nyata di daerah, terutama menyikapi persoalan lingkungan, sampah, penataan kota, hingga dampak pemanasan global.
“Ini bukan sekadar program biasa. Ini instruksi langsung. Gerakan dasar yang harus dilaksanakan semua pihak, mulai kepala daerah, TNI-Polri, ASN, sampai anak-anak sekolah,” ujar Wabup Ansori.
Indonesia ASRI sendiri merupakan singkatan dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Gerakan ini menekankan kebiasaan sederhana namun berdampak besar, seperti kegiatan bersih lingkungan sebelum masuk kantor, sebelum belajar di kelas, hingga penataan ruang publik dan taman kota.
Menurut Haji Ansori, gerakan ini tidak hanya berfokus pada pengurangan sampah dan plastik, tetapi juga menyentuh aspek penataan kota, keindahan taman, serta perubahan kebiasaan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Tak hanya itu, pelaksanaan Indonesia ASRI di Sumbawa juga akan diperluas dengan pelibatan UPT Persampahan dan UPT Taman, sehingga gerakan ini tidak hanya terfokus di pusat kota, tetapi menjangkau taman-taman dan ruang publik di seluruh wilayah kecamatan.
“Kita tidak mulai dari nol. Yang sudah berjalan kita maksimalkan. Besok kita mulai lebih masif dan terstruktur,” tegasnya.
Wabup Haji Ansori optimis, gerakan ini akan berdampak luas, terutama pada kebersihan lingkungan.
“Ini gerakan sederhana, tapi dampaknya besar bagi lingkungan dan kesehatan, masyarakat,” pungkasnya. (PS)
Tidak ada komentar