Perkuat Gerakan Sumbawa Hijau Lestari, Ribuan Mangrove Ditanam di Pesisir Limung

admin
31 Jul 2026 05:30
3 menit membaca

SUMBAWA – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., membuka kegiatan Aksi Penanaman Mangrove bertajuk “Tu Tanam Mangrove untuk Kebalong Anak Dadi Tu Era Menuju Sumbawa Hijau Lestari” yang digelar di Pantai Limung, Dusun Limung, Desa Pungkit, Kecamatan Moyo Utara, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan yang diprakarsai oleh Pemerintah Kecamatan Moyo Utara, Kodim 1607/Sumbawa, Lingkara, dan masyarakat Moyo Utara tersebut menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus bentuk dukungan terhadap Program Sumbawa Hijau Lestari.

Dalam sambutannya, Camat Moyo Utara Awaluddin Safari, SH menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Kodim 1607/Sumbawa, Lingkara, PT AMMAN Mineral, dan seluruh masyarakat yang telah mendukung kegiatan tersebut. Ia menjelaskan, keberhasilan penanaman mangrove merupakan hasil gotong royong masyarakat Limung yang selama dua bulan mempersiapkan lokasi dan membentuk kelompok untuk merawat mangrove.

Senada dengan itu, Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, S.T. menegaskan bahwa kawasan pesisir Moyo Utara memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Ia berharap sinergi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Sumbawa, dunia usaha, organisasi lingkungan, dan masyarakat terus diperkuat agar upaya pelestarian lingkungan melalui penanaman mangrove semakin optimal dan mendukung terwujudnya Program Sumbawa Hijau Lestari.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi dan mendukung terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, gerakan penanaman mangrove merupakan langkah nyata dalam menjaga kawasan pesisir sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui program Sumbawa Hijau Lestari.

Bupati menegaskan bahwa kondisi hutan di Sumbawa saat ini telah mengalami banyak kerusakan sehingga membutuhkan upaya bersama untuk memulihkannya. Selain penghijauan di kawasan hutan, pelestarian ekosistem pesisir melalui penanaman mangrove juga menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Mangrove, katanya, memiliki peran besar sebagai penyerap karbon, penghasil oksigen, pelindung pantai dari abrasi, sekaligus habitat berbagai biota laut.

“Mangrove yang kita tanam hari ini adalah investasi untuk anak cucu kita. Lima hingga sepuluh tahun ke depan, kita ingin melihat Sumbawa menjadi lebih hijau, iklimnya semakin baik, dan kawasan pesisirnya semakin lestari. Mari kita hijaukan Sumbawa bersama-sama,” tegas Bupati.

Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan pelestarian lingkungan, Bupati juga memberikan motivasi kepada masyarakat Limung untuk terus menjaga dan merawat mangrove yang telah ditanam. Ia menyampaikan komitmennya akan memberikan satu ekor sapi kepada masyarakat apabila mampu memelihara kawasan mangrove seluas satu hektare atau lebih.

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa kawasan Pantai Limung memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata unggulan. Pemerintah Kabupaten Sumbawa berencana menyusun konsep pengembangan kawasan tersebut agar menjadi destinasi yang mampu menarik investasi dan kunjungan wisatawan.

Menurutnya, kawasan yang hijau, bersih, dan lestari akan menjadi daya tarik bagi pembangunan sektor pariwisata yang berkelanjutan. (PS)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *