Bupati Sumbawa Hadiri Hari Kesehatan Mata Sedunia 

SUMBAWA – Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah menghadiri Kegiatan Hari Kesehatan Mata Sedunia (World Sight Day). Kegiatan yang berlangsung di Halaman Rumah Sakit Manambai Abdulkadir Sumbawa ini, juga turut dihadiri Kadis Kesehatan Provinsi NTB, Ketua Perdami NTB, Direktur Rumah Sakit Mata NTB, Direktur RSMA Sumbawa, Direktur RSUD Sumbawa, Direktur RSUD Sumbawa Barat, Perwakilan FHF NTB, serta Presiden Lions Club Surabaya Starlight, Kamis (13/10)

Peringatan hari penglihatan sedunia ini, biasanya diperingati setiap hari kamis pada minggu kedua bulan oktober.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sumbawa menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi pada kegiatan ini. Sesuai hasil riset kesehatan dasar pada tahun 2018, angka kebutaan di NTB nomor 2 tertinggi setelah Provinsi Jawa Timur, yaitu sebanyak 4%. Kabupaten Sumbawa sendiri merupakan kabupaten tertinggi diantara 10 Kabupaten/Kota di NTB.

Baca Juga:  Bupati Sumbawa Segera Sahkan Hasil Pilkades Serentak 

Dari angka kebutaan yang ada, sebanyak 785 merupakan kasus katarak. Dari jumlah penduduk Kabupaten Sumbawa hampir 500 ribu jiwa (data BPS) sekitar 2.139 penduduk Sumbawa mengalami katarak. Oleh karena itu kata Bupati, pemda maupun pusat sangat membutuhkan perhatian para masyarakat tentang hal ini.

Pada kesempatan ini juga, dilakukan operasi katarak secara gratis untuk 500 mata bagi masyarakat Sumbawa yang kurang mampu, serta lounching vision center di 3 puskesmas, yaitu puskesmas Alas, Plampang, Badas I, serta pembagian 200 kacamata minus kepada siswa siswi SD Sumbawa.

Sementara itu Direktur RS Manambai Abdul Kadir, Dr. Made Sopan Pradnya Nirtha, M.Biomed., Sp.B mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang serempak dilaksanakan diseluruh dunia. Namun di NTB, RS Manambai sebagai pusat diselenggarankannya kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Timgab Tertibkan Pasar Bayangan Utan

”Sebanyak 500 orang yang dilakukan operasi Katarak. Data itu berdasarkan data yang diberikan oleh Dinas Kesehatan Sumbawa,” ungkapnya

Diakuinya, bahwa dari pihak RS sendiri hanya menyediakan sebagian besar fasiltas yang dibutuhkan serta tenaga medis. ”Kami disini menyiapkan sebagian fasilitas dan tenaga medis. Apapun jenis kegiatan yang diselenggarakan nantinya selama peralatannya tersedia kami dengan senang hati membantu,” ucapnya. (PS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *