Kata Pembalap Tentang Sirkuit MXGP Samota   

SUMBAWA – Menakjubkan. Itulah penilaian para pembalap saat melihat langsung sirkuit MXGP di kawasan Samota, Sumbawa. Track maupun pemandangannya sangat indah. Pembalap akan berupaya konsentrasi dan tidak teralihkan oleh pemandangan saat balapan.

Hal itu disampaikan pembalap MXGP asal Australia, Nicholas Murray, saat kegiatan Meet and Greet MX2 dan MXGP, di Rocket Motor Circuit, Jumat (24/6) pagi.

Nick mengaku sudah mencoba berjalan di track balapan. Menurutnya, track yang ada di sirkuit tersebut benar-benar track kelas dunia. Sebab, kondisinya bagus dengan tanjakan yang tinggi dan lintasan yang luas.

Pemandangan di lokasi tersebut, juga sangat indah. Saat balapan di track yang terletak di ketinggian, dia bisa langsung menyaksikan pemandangan pegunungan dan laut.

Baca Juga:  Gajser Menangi MXGP of Indonesia Samota  

Dia menegaskan sangat senang bisa berpartisipasi dalam event tersebut. Dia akan berupaya semaksimal mungkin dalam balapan nanti. Sehingga bisa menyelesaikan balapan dengan baik dan pulang tanpa cidera.

Pengakuan serupa juga disampaikan pembalap lainnya, Lewis Stewart. Menurutnya, sirkuit Samota sangat menakjubkan. Sulit untuk tidak teralihkan dengan pemandangan yang ada.

Sementara itu, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengatakan, sirkuit ini didesain oleh desainer sirkuit terbaik di dunia. Menurut desainernya, sirkuit Samota ini adalah karya terbaiknya. Dicontohkan, di lokasi lain, gundukan sirkuitnya dibentuk. Namun, di sirkuit Samota, kontur sirkuitnya benar-benar alami.

Terkait tindak lanjut sirkuit tersebut, menurut gubernur, ada dua opsi. Pertama, para pembalap nasional bisa menjajal track tersebut. Atau “kesakralannya” ditambah, dimana sirkuit itu hanya digunakan untuk event internasional.

Baca Juga:  Jelang Porprov, Atlet Tenis Meja Gelar Uji Tanding

Namun, event nasional atau lokal juga bisa dilaksanakan di sirkuit tersebut. Dengan kemungkinan akan dibangun track yang lain di lokasi tersebut.

Diharapkan semua pihak untuk mendukung event tersebut. Karena sirkuit ini sudah menjadi aset milik semua masyarakat. (PS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *