CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82?SUMBAWA – Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten, Syamsul Hidayat, SE, M.Si, mengatakan persiapan optimal sudah dilakukan partainya menjelang pelaksanaan musyawarah kerja (Musda) ke-IV yang digelar 22 November 2025 itu.
Sekjen PAN periode 2020-2025 yang akrab disapai Dayat ini, juga memastikan seluruh unsur organisasi siap menyukseskan agenda strategis tersebut.
“Musda ini menjadi momentum penting bagi PAN Sumbawa. Agenda ini digunakan untuk memperkuat konsolidasi, mengevaluasi kinerja organisasi, dan menata kembali struktur kepengurusan. Langkah ini dinilai penting untuk menghadapi dinamika politik lima tahun mendatang,” kata Dayat.
Ia menegaskan Musda ke-VI tidak hanya berfokus pada pemilihan ketua. Forum ini juga menjadi sarana menetapkan arah kebijakan yang lebih kuat. Ia menekankan bahwa PAN ingin memperbaiki tata kelola internal dan memperkuat kader di tingkat akar rumput.
Menurut Syamsul, sepanjang beberapa bulan terakhir, PAN telah menjaring aspirasi kader dan melakukan koordinasi intensif dengan struktur kecamatan serta ranting untuk memastikan prosesnya berjalan representatif dan demokratis.
Dayat mengungkapkan, bahwa persiapan teknis Musda telah mencapai tahap akhir, mulai dari pembentukan panitia, kesiapan lokasi acara, hingga pendataan peserta.
“PAN Sumbawa ingin memperluas kontribusi dalam isu-isu publik seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi rakyat, dan pemberdayaan generasi muda,” tegasnya.
MUSDA ke-VI juga rencananya akan dihadiri oleh tokoh penting PAN, termasuk Ketua Umum Zulkifly Hasan dan Ketua DPW PAN NTB H. Lalu Ahmad Zaini, S.Si., M.T. Kehadiran mereka dinilai akan memberi motivasi tambahan bagi seluruh kader PAN di Kabupaten Sumbawa.
Dengan konsolidasi yang matang dan partisipasi kader yang kuat, Musda ke-VI PAN Sumbawa diharapkan mampu menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan organisasi. Dayat menyampaikan bahwa PAN Sumbawa siap melangkah lebih solid, lebih adaptif, dan lebih aktif menjawab tantangan pembangunan daerah. (PS)
Tidak ada komentar