SUMBAWA – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menyampaikan apresiasinya terhadap pembangunan fasilitas SDD yang tidak hanya membantu menjaga kualitas gabah, tetapi juga mempercepat penyerapan hasil panen petani di tingkat lokal.
“Fasilitas ini sangat penting untuk membantu tugas-tugas pemerintah dalam menjaga harga gabah tetap stabil, terutama melalui peran Bulog sebagai kepanjangan tangan pemerintah,” jelas Wabup saat menyambut langsung kedatangan Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, dalam kunjungan kerja ke Kodim 1607/Sumbawa, Senin (2/6).
Kunjungan ini sekaligus untuk meninjau langsung fasilitas Solar Dryer Dome (SDD) yang telah dibangun sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional yang digagas Kementerian Pertahanan.
Ia menegaskan bahwa dengan adanya gudang-gudang pengering seperti SDD, proses serapan gabah dari petani bisa lebih cepat dan efisien. Hal ini sekaligus mencegah terjadinya spekulasi harga yang merugikan petani. Pemerintah berharap harga pembelian pemerintah (HPP) sebesar Rp 6.500 per kilogram dapat diterapkan secara merata di lapangan.
Lebih lanjut, Ansori juga menjelaskan bahwa selama ini Pemkab Sumbawa bersama Bulog telah berupaya memaksimalkan pemanfaatan gudang-gudang yang ada namun belum difungsikan secara optimal.
“Kami mendorong Bulog untuk bekerja keras memanfaatkan gudang-gudang yang tersedia agar hasil panen, terutama padi dan jagung, bisa segera ditampung dan harga tetap stabil,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa sudah ada rencana pembangunan tiga gudang tambahan di Sumbawa yang difokuskan untuk menyimpan jagung. Gudang-gudang tersebut akan dibangun di lokasi yang strategis, jauh dari pemukiman agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan UMKM di sekitarnya.
“Kami berharap gudang-gudang yang dibangun nanti benar-benar representatif, akses transportasi mudah, dan lingkungan sekitarnya tidak terganggu. Ini penting untuk menjamin keberlanjutan program ketahanan pangan ke depan,” ucapnya.
Dengan adanya sinergi antara TNI, Bulog, dan pemerintah daerah, Wabup berharap ketahanan pangan di Sumbawa tidak hanya terjaga, tetapi juga mampu memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan petani dan masyarakat secara luas. (PS)






