Dikes Sumbawa Upaya Datangkan Investor Kelola Limbah Medis 

SUMBAWA – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Kesehatan (Dikes) berupaya mendatangkan investor untuk mempermudah penanganan limbah medis yang dihasilkan oleh seluruh Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang ada.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Sumbawa, Junaedi, S.Si, S.Pt, M.Si, saat ditemui, Selasa (1/11/).

Ia menyebut produksi limbah medis di seluruh Puskesmas rata-rata mencapai 300-350 kg per bulannya.

Untuk penganangan limbah medis padat terang Junaedi, sementara menggunakan kantong plastik khusus yang dimasukan ke dalam penyimpanan terbuat daru sterofom dan ditutup rapat, lalu diberi label, kemudian ditempatkan di ruangan kosong terpisah dari aktivitas lain sambil menunggu diangkut oleh pihak ketiga.

Baca Juga:  Hari Selasa, Jadwal Ganti Rugi Jaringan Irigasi Bendungan Beringin Sila 

“Sedangkan untuk limbah medis cair, dikelola melalui instalasi pengolaan air limbah di masing-masing puskesmas,” ujarnya.

Guna mempermudah pengelolaan limbah medis ini lanjutnya, pihaknya berupaya mendatangkan investor untuk berinvestasi membangun pengolahan limbah medis di Kabupaten Sumbawa.

“Disini sudah ada 3 rumah sakit, 26 puskesmas. Ini yang kita lagi berupaya ada investor yang mau membangun tempat pengolahan limbah medis. Kemarin kita pernah ketemu dan kita minta mereka untuk malakukan studi kelayakan ini yang masih belum ada kelanjutan,” pungkasnya. (PS)

Respon (1)

  1. Perkenalkan kami kontraktor jasa untuk Perawatan Air Limbah. Reference Rumah Sakit yg pernah kami rawat, yaitu limbah cair Siloam Hospital Manado. Semoga informasi ini bisa menjadi reference bagi Rumkit/ Puskesmas Kabupaten Sumbawa. Terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *