Mutasi Perdana Tahun 2022, Dispopar dan Bakesbangpol Ditukar, Abu Bakar Jabat Kepala Disos 

SUMBAWA – Jabatan Kepala Dinas Sosial (Disos) Kabupaten Sumbawa, yang sempat lowong pasca dimutasinya Ir A. Yani, sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sumbawa, akhirnya terisi. Posisi tersebut kini diamanahkan kepada Abu Bakar, S.Sos, yang sebelumnya menjabat Camat Lopok.

Abu Bakar termasuk dalam 73 pejabat lingkup Pemda Sumbawa, yang dilantik Bupati Sumbawa, di awal tahun 2022 ini.

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji Pejabat Pimpinan Tinggi pratama dan pejabat Administrasi Lingkup Pemda Sumbawa ini, digelar, Kamis (13/01/2022) siang, di lantai III Kantor Bupati Sumbawa.

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sumbawa Nomor 61 Tahun 2022 tentang Pemberhentian, Pengangkatan dan Pemindahan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrasi Lingkup di Lingkungan Pemda Sumbawa.

Bupati Sumbawa juga melantik, Drs. Irawan Subekti, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), sebagai Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Sumbawa. Ia bertukar tempat dengan Rosmin Junaidi, S.Pt., M.Si., yang dilantik menjadi Kepala Bakesbangpol.

Baca Juga:  Polisi Tutup Lokasi Tambang Maut di Gapit

Pelantikan ini juga turut dihadiri Wakil Bupati Sumbawa, Dewi Noviany, S.Pd., M.Pd., Sekda, Drs. H. Hasan Basri, MM., anggota Forkopimda, Asisten serta Kepala OPD Lingkup Pemda Sumbawa.

Dalam sambutannya Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, mengucapkan selamat kapada para pejabat yang dilantik. Mereka diminta untuk segera menyesuaikan diri pada jabatan barunya, agar dapat melaksanakan tugas dengan baik.

“Mutasi ini pertama di tahun 2022. Sejak awal saya katakan mutasi ini bukan hukuman, tapi bagaimana peningkatan diri. Tolong laksanakan tugas dengan baik. Kalau tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, kita akan rotasi kembali,” kata Bupati.

Baca Juga:  Buntut Rekrutmen Naker Smelter, Pemda Sumbawa Resmi Surati PT AMNT

Bupati yang akrab disapa Haji Mo’ ini, juga mengingatkan agar Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), segera dipahami dan dilaksanakan. “Semua proyek-proyek yang dilelang untuk segera dilelang, jangan sampai terjadi keterlambatan,” pungkasnya. (PS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *