Pelatihan Penyelia Halal, Upaya Menuju Sumbawa Halalan Thayyiban

SUMBAWA – Pemerintah Kabupaten Sumbawa, melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan setempat, bekerjasama dengan Halal Institut, menggelar pelatihan penyelia halal, Selasa (09/11/2021).

Kegiatan yang di pusatkan di Aula dinas setempat itu, dalam rangka menuju Sumbawa Halalan Thayyiban.

Pelatihan yang berlangsung selama 3 hari dan diselengarakan secara online ini, menghadirkan narasumber dari BPJPH Kementerian Agama RI. Pelatihan ini juga diikuti sebanyak 40 peserta yang terdiri dari unsur pelaku UMK/IKM, instansi pemda, Ormas Islam, perguruan tinggi dan komunitas masyarakat yang ditetapkan melalui SK Bupati Sumbawa.

Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah dalam kegiatan itu menyampaikan, bahwa produk yang dikonsumsi dan yang digunakan oleh masyarakat adalah bagian integral dari pelaksanaan perintah agama. Sehingga mengkonsumsi dan menggunakan produk halal dan thayyib adalah bagian dari iman yang bernilai ibadah.

Baca Juga:  Setahun Menjabat, 10 Program Unggulan Mo-Novi Tercapai 

“Penyelenggaraan jaminan produk halal harus menjadi perhatian kita semua. Untuk itu, pemda harus hadir dalam urusan ini,” ujarnya

Terkait hal tersebut, Bupati mengatakan, bahwa Pemda Sumbawa telah mencanangkan visi Sumbawa Gemilang Yang Berkeadaban, dimana salah satu program unggulan di dalamnya adalah penggratisan label BPOM, label halal, jaminan pemasaran bagi UMKM, bantuan kemandirian bagi komunitas milenial dan pelaku ekonomi kreatif ‘start up dan e-commerce.

Saat ini juga, Pemda Sumbawa sedang melakukan terobosan yang sistemik melalui pembentukan Pusat Halal Kabupaten Sumbawa. Dan pada saat yang sama mempersiapkan penyelia halal sebagai infrastruktur penting dalam pendampingan sertifikasi halal bagi usaha mikro dan kecil.

Baca Juga:  Bupati Sumbawa Lantik 130 Nakes dan 73 Tenaga Teknis Jadi PNS 

“Ke depan, Insya Allah, pelayanan sertifikasi halal di Kabupaten Sumbawa akan lebih cepat, mudah dan terjangkau. Nantinya, setiap produk yang dikonsumsi dan yang digunakan oleh masyarakat dan wisatawan di Kabupaten sumbawa, adalah produk halal dan thayyib,” ucapnya. (PS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *