Tujuh Pelajar SMAN 2 Sumbawa, Bersaing di KSN Tingkat Provinsi NTB

SUMBAWA – Tujuh pelajar SMA Negeri 2 Sumbawa, mewakili kabupaten dalam Kompetisi Sains Nasional (KSN) SMA tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Lomba digelar secara Daring, dari tangga 13-16 September 2021.

Ketujuh siswa perwakilan yakni Ayu Putu Widyaswari, Nanda Syahmila Maulida dan Salwa Ayu Praneswari, yang mewakili dalam mata pelajaran Ekonomi.

Kemudian Rangga Julian Syaputra dan Risma Cahyaningrum, mewakili dalam mata pelajaran Astronomi. Dhias Juanda Ananta, pada mata pelajaran Kebumian, dan Detha Wahyu Aglia Musta mewakili dalam mata pelajaran Geografi.

“Yang dilombakan ada sembilan mata pelajaran. Cuman siswa kita hanya ikut empat mapel saja,” ungkap Kepala SMAN 2 Sumbawa, Sahyuddin, S.Pd., MA TESOL., didampingi Pembina KSN SMAN 2 Sumbawa, Ahmad Syukri, S.Pd., Senin (13/09).

Lomba KSN ini menggunakan sistem Daring. Peserta menjawab soal melalui situs yang telah disiapkan panitia. Jumlah soal bervariasi, tergantung jenis Mata Pelajaran (Mapel) yang dilombakan.

Baca Juga:  Dinas Dikbud Sumbawa, Kutuk Prilaku Bejat Oknum Guru Terduga Pencabulan

“Sebelum pengerjaan soal dimulai, peserta terlebih dahulu diberikan arahan secara virtual oleh panitia pusat. Sebelumnya itu (Pengerjaan soal), peserta zoom metting dengan tim dari pusat. Nanti mereka diberikan arahan sebelum pengerjakan soal KSN,” terang Deden, sapaan akrabnya.

Untuk menghadapi KSN Provinsi, berbagai persiapan dilakukan. Termasuk memberikan pembinaan intensif, sebulan sebelum lomba digelar. Karenanya, pihak sekolah optimis salah satu wakilnya bisa lolos passing grade, dan mewakili NTB di ajang KSN tingkat Nasional.

“Tentu kami berharap anak-anak nanti mendapatkan hasil maksimal. Sekolah telah berusaha memberikan pembinaan, dukungan dalam masa persiapan. Semoga bisa lolos ke nasional,” harap mantan Kepala SMAN 1 Utan ini.

Prestasi SMAN 2 Sumbawa, di ajang kompetisi bidang SAINS ini sempat meredup. Terakhir kali, SMAN 2 Sumbawa, tercatat mewakili NTB dalam KSN (OSN saat itu) tahun 2007 silam. Dalam mata pelajaran Astronomi.

Baca Juga:  Revitalisasi SDN Nijang Akhirnya Terealisasi, Telan Anggaran 3,9 M 

Sejak saat itu, sekolahnya tidak pernah lagi mengirim wakilnya di ajang bergensi tingkat pelajar SMA Se-Nusantara itu, sampai hari ini. “Terakhir 2007, sudah 14 tahun tidak pernah ke nasional. KSN Provinsi tahun lalu ikut 5 orang, tapi kandas,” tandasnya. (PS)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *