Hari Pertama Rapid Tes Antigen, Dua Peserta Positif Covid-19

SUMBAWA – Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jalur umur tahun 2021, di Kabupaten Sumbawa, mulai dilaksanakan hari ini, Rabu (29/09). Sebelum mengikuti tes dengan sistem Computer Assisted Test (CAD) tersebut, para peserta diwajibkan menjalani rapid tes antigen terlebih dahulu, sehari sebelum pelaksanaan tes.

Di Sumbawa, rapid tes antigen ini mulai dilaksanakan, Selasa (28/09) kemarin. Ada sebanyak 240 peserta yang menjalani rapid yang di pusatkan di Gedung Padepokan KONI kompleks GOR Mampis Rungan Sumbawa ini. Mereka ini adalah peserta yang akan mengikuti tes SKD pada hari pertama.

“Alhamdulillah, mulai hari ini (kemarin) tes rapidnya sudah dilaksanakan. Yang dirapid hari ini ada 240 orang. Mereka ini peserta tes SKD untuk hari pertama,” kata Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumbawa, Arief Hidayat, S.STP., MSi., saat memantau pelaksanaan rapid tes, Selasa (28/09).

Untuk menghindari terjadinya penumpukan ujar Arief, pelaksanaan rapid yang dimulai dari pukul 08.00 sampai 14.00 Wita ini, dibagi menjadi beberapa sesi.

Baca Juga:  Dewan Pengupahan Segera Bahas UMK Sumbawa Tahun 2023 

Sesi pertama, dari pukul 08.00 hingga 09.00 Wita. Begitu seterusnya. Ada 60 peserta yang dirapid tiap sesinya. “Kita atur per sesi, supaya tidak terjadi pengumpulan massa yang berlebihan. Jadi semuanya ada empat sesi,” terangnya.

Dari 240 peserta SKD yang dijadwalkan menjalani tes rapid antigen di hari pertama sebutnya, hanya 208 orang saja yang datang. Sementara 32 peserta lainnya, tidak hadir. Kemungkinan mereka mengikuti rapid tes secara mandiri. “Peserta yang mau rapid secara mandiri boleh-boleh saja, nda masalah. Asal keterangan rapid negatifnya dibawa saat ikut tes. Kalau tidak bawa, nda bisa ikut karena itu salah satu persyaratannya,” terang pria kelahiran 1981 ini.

Lebih lanjut ia mengatakan, dari semua peserta yang mengikuti rapid tes hari pertama ini, dua diantaranya dinyatakan positif Covid-19. Yang bersangkutan tetap memiliki hak untuk mengikuti seleksi. Hanya saja, waktunya dijadwalkan ulang. “Peserta yang positif ini sudah menjalani isolasi mandiri. Belum ada informasi dari Dikes, kapan sembuh (negatif). Yang pasti, dia nanti tetap bisa ikut tes. Cuma direschedule di hari ke 17,” tandasnya.

Baca Juga:  Bupati Sumbawa Ingatkan Masyarakat Paham Tentang Rokok Ilegal 

Karena itu, pihaknya menghimbau kepada peserta SKD CPNS, untuk tetap menjaga kesehatan dan tidak keluar rumah jika tidak terlalu penting. Peserta juga diminta selalu memperhatikan persyaratan yang sudah diumumkan oleh BKN atau BKPSDM Sumbawa, terkait mekanisme pelaksanaan SKD yang di pusatkan di SMKN 3 Sumbawa ini. (PS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *