Lounching Aplikasi Kre Alang, Ketua Dekranasda: Lestarikan Budaya Identitas Tau Samawa Melalui Digitalisasi

admin
5 Agu 2026 13:34
2 menit membaca

SUMBAWA – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., membuka secara resmi kegiatan Launching Pameran Aplikasi “Kre Alang”. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Pajatu Adat Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) Kabupaten Sumbawa, DR. M. Ikhsan Safitri, SH., M.Si., Dwi Rizka Harriami, S.Pd.,Gr,I.,MA., Selaku penerima Dana Indonesiana, Para Penenun, OPD dan Pihak terkait lainnya di Aula SMK Negeri 1 Sumbawa, Rabu, (05/08/2026).

Ketua Dekranasda Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., menyampaikan apresiasi kepada Dwi Rizka Harriami, S.Pd.,Gr,I.,MA., beserta seluruh tim yang telah berhasil memperoleh Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan Tahun 2025. “Tidak mudah memperoleh hibah kompetitif tingkat nasional, dibutuhkan gagasan yang kuat, keberanian berinovasi, dan komitmen untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Ini merupakan contoh nyata bahwa kampus tidak hanya menghasilkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menghadirkan solusi bagi pelestarian budaya,” ungkapnya.

Menurutnya, Kre Alang bukan hanya sekadar kain, tetapi merupakan identitas ‘Tau Samawa’. Akan tetapi, di era digital sekarang ini, tantangannya justru terletak pada bagaimana membuat generasi muda mengenal dan melestarikan Kre Alang. Jika budaya tidak hadir di ruang digital, maka budaya akan semakin jauh dari generasi digital.

“Saya sangat menyambut baik lahirnya aplikasi ini. Digitalisasi bukan berarti meninggalkan tradisi, justru digitalisasi adalah cara baru menjaga tradisi agar tetap hidup,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh pihak untuk menjadikan aplikasi yang diluncurkan hari ini tidak hanya sebagai simbol inovasi semata, tetapi lebih dari itu, juga sebagai ruang belajar, katalog digital, media promosi, arsip budaya, jembatan antara penenun dengan pembeli. “Dan yang terpenting sebagai jembatan antara generasi tua yang mewariskan budaya dengan generasi muda yang akan melanjutkan budaya,” tandasnya.

Sementara itu, Dwi Rizka Harriami, S.Pd.,Gr,I.,MA., menyampaikan peluncuran aplikasi ini, bertujuan untuk melestarikan budaya Sumbawa, identitas tau samawa, yang berfokus pada kain kre alang. “Aplikasi ini berisi tentang informasi sejarah kre alang Sumbawa, cara menggunakan serta jenis motif dan maknanya yang dapat di akses melalui aplikasi android “Kre Alang” dan dapat di download melalui Google playstore,” ujarnya. (PS)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *