
SUMBAWA – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP bersama Wakil Bupati Drs. H. Mohammad Ansori melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447 H bersama ribuan masyarakat di Lapangan Pahlawan, Sumbawa, Sabtu pagi (21/3).
Dalam sambutannya, Bupati Haji Jarot menyampaikan rasa syukur karena kembali dipertemukan dengan hari kemenangan setelah menjalani ibadah di bulan suci Ramadhan. Ia menyebut Idul Fitri sebagai momentum untuk kembali ke fitrah, menata hati, memperbaiki niat, serta memperkuat tanggung jawab sosial.
“Pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan karakter, kepercayaan publik, dan harapan bersama antar sesama warga,” ujarnya.
Bupati juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Sumbawa. Ia mengakui bahwa dalam perjalanan kepemimpinannya masih terdapat kekurangan serta kebijakan yang belum sepenuhnya memenuhi harapan semua pihak.
Menurutnya, momentum Idul Fitri menjadi waktu yang tepat untuk mempererat kembali hubungan emosional antara pemerintah daerah dan masyarakat dengan hati yang bersih serta niat yang tulus.
Lebih lanjut, Bupati memaparkan refleksi satu tahun awal masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati sejak dilantik pada Februari 2025. Sejumlah fondasi pembangunan telah diletakkan, mulai dari penguatan tata kelola pemerintahan, perencanaan pembangunan jangka menengah, hingga peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Di sektor ekonomi, lanjutnya, pertumbuhan daerah menunjukkan tren positif yang diiringi dengan penurunan angka kemiskinan. Selain itu, program pendidikan bagi keluarga kurang mampu mulai berjalan, serta penguatan pelatihan kerja bagi generasi muda terus digencarkan.
Pemerintah daerah juga mendorong transformasi ekonomi berbasis hilirisasi komoditas unggulan, termasuk pengembangan potensi kelautan dan pariwisata berkelanjutan. Di sisi lain, gerakan pelestarian lingkungan melalui program penghijauan masif terus dilakukan sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian alam.
Meski demikian, Bupati mengakui masih adanya sejumlah tantangan, di antaranya kondisi infrastruktur jalan di beberapa wilayah serta persoalan distribusi energi bersubsidi yang terus dibenahi melalui koordinasi lintas sektor.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Idul Fitri sebagai energi kolektif untuk memperkuat persatuan dan gotong royong dalam membangun Tana Samawa.
“Dengan kebersamaan antara masyarakat dan pemerintah, kita optimistis dapat mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera,” pungkasnya. (PS)
Tidak ada komentar