Daftar ke PKB, Sudirman Nyatakan Bukan Sekedar Simbol 

SUMBAWA – Tak hanya pasangan Hj. Dewi Noviany, S.Pd, M.Pd dan Ir Talifuddin, dihari yang sama DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sumbawa, juga menerima berkas pendaftaran bakal calon Bupati Sumbawa, Sudirman S.IP, Selasa (14/5).

Sudirman didampingi istri dan relawan tiba di Kantor DPC PKB Sumbawa, di Desa Kerato, Kecamatan Untir Iwes, sekitar pukul 10.49 Wita, atau setelah pasangan Hj. Dewi Noviany dan Talifuddin atau dikenal dengan paket DETA kelar mengembalikan berkas pendaftaran.

Rombongan ini juga disambut langsung Ketua Dewan Syuro DPC PKB Sumbawa, Ketua DPC PKB Sumbawa beserta jajaran, Ketua dan anggota fraksi PKB DPRD Sumbawa, caleg terpilih, serta para kader PKB Sumbawa.

Ketua DPC PKB Sumbawa, H. Ilham Mustami, S.Ag mengatakan, pihaknya menyambut baik kedatangan Sudirman beserta para relawannya. Ia mengapresiasi karena Sudirman menjadi calon bupati atau wakil bupati yang pertama mendaftar secara online dan menandatangani formulir. Untuk penyerahan berkas, menjadi kedua setelah pasangan DETA.

“Sudirman menjadi salah satu calon yang intens membangun komunikasi dengan PKB. Semoga ini terus berlanjut,” ujarnya.

Terkait sistem dan mekanisme pendaftaran lanjut Haji Ilham, berbeda dengan sebelumnya. Pilkada kali ini, PKB menempuh pendaftaran secara online, dapat diakses kapan dan dimana saja.

“Berkas pendafataran dari onlien dicetak dan diserahkan kepada PKB untuk diunggah ke dalam sistem. Selanjutnya menjadi jenggungjawab DPP. Sampai dengan hari ini, PKB sudah menerima pendaftaran secara onlie sebanyak 9 orang bakal calon. Ini hari pertama menerima pengembaliam berkas pemdaftaran secara fisik,” jelasnya.

Baca Juga:  Sudirman Resmi Mendaftar ke Gelora 

Ditegaskan, untuk mendapatkan dukungan dan rekomendasi dari PKB, harus memenuhi 3 syarat. Kapasitas, elektabilitas, serta visi dan visi. Khusus pada visi misi, harus selaras dengan visi misi presiden terpilih dan visi misi partai.

“Harus diselaraskan dengan visi misi presiden terpilih dan visi misi PKB yang dititipkan kepada Prabowo yakni 9 program unggulan. Baik kader maupun non kader, ketika itu terpenuhi, maka bisa saja mendapatkan rekomendasi,” tegasnya.

Ia berharap, para calon yang sudah mendaftar agar dapat mengkuti seluruh tahapan. “Berkaca pada kabupaten yang lain, PKB ini siapa cepat dia dapat,” tandasnya.

Sementara itu, Sudirman menyampaikan terima kasih atas penerimaan yang sangat hangat dari jajaran DPC PKB Sumbawa. “Kami secara pribadi dan rombongan ikut mendaftar sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati yang diselenggarakan oleh PKB Sumbawa,” ungkapnya dalam penyampaian visi misi.

Ia mengatakan, dirinya di PKB bukan suatu hal yang baru. Seperti apa yang disampaikan oleh Ketua PDC PKB Sumbawa, bahwa dirinya bakal calon yang paling intens melakukan komunikasi dengan PKB. Mulai dari penjajakan, hingga mengumpulkan informasi tentang PKB kaitan dengan Pilkada Sumbawa.

“Komunikasi ini memang sebenarnya naik turun, kadang intens luar biasa, kadang turun. Karena posisi saya hanya mengatur sebagai calon wakil bupati. Posisi wakil ini dilematis karena tidak bisa menentukan pasangannya,” ucapnya.

Baca Juga:  Fraksi PAN Minta Bupati Serius Tangani Masalah RSUD 

“Kalau dinamika terlihat saya bersama si A, atau si B, dalam proses perjalanan ini memang kesabaran dan perasaan di uji. Saya komunikasi dengan H. Ilham tentang dinamika ini, apakah ini akan kita lanjutkan atau tidak, ternyata diakhir, mudahan ini menjadi kejutan baru. Bukan skenario, saya mendaftar ini di luar prediksi. Tapi apa yang kami komunikasi dengan Ketua PKB, saya didorong untuk mendaftar,” lanjutnya.

Kedatangan dirinya hari ini ungkapnya Sudirman, untuk memastikan ikhtiar politik yang telah dilakukan selama ini. Bukan sekedar simbol, tetapi bermakna secara pribadi berkomitmen bersama PKB.

“Saya secara pribadi menyatakan sikap apakah nanti jadi calon atau tidak, tetap bersama PKB. Saya maju, sebenarnya di hati kecil ini ada rasa menggugat di hati dengan melihat kondisi Sumbawa dan pemerintah yang hadir sekarang, tingkat kepuasan masyarakat rendah, kemudian ingin maju lagi untuk memperbaiki, inilah kesempatan saya hadir untuk memberikan warna pembangunan Sumbawa,” pungkasnya. (PS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *