Razia Kios, Petugas Gabungan Temukan Puluhan Botol Miras

SUMBAWA- Puluhan botol minuman keras tradisional disita petugas dalam operasi gabungan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

Miras jenis brem dan arak ini dirazia petugas gabungan dari Mapolsek Buer bersama TNI dari Posramil Buer, disejumlah kios kecil milik warga dibeberapa dusun di Kecamatan Buer.

“Selain menyasar penjual miras, dalam KRYD ini kita bersama teman-teman TNI dari Posramil Buer, juga melakukan pengamanan pertandingan sepakbola,” ungkap Kapolres Sumbawa, AKBP Esty Setyo Nugroho S.I.K., melalui Kapolsek Buer, IPDA Ma’Ruful Amaly, S.H., Jum’at (22/10).

Dikatakan Kapolsek, puluhan miras tradisional ini ditemukan berdasarkan informasi masyarakat.

Petugas yang mendapat informasi tersebut, lalu menuju lokasi penjualan miras yang terletak di Dusun Brang Beru, Desa Buin Baru, Kecamatan Buer. Kemudian dilakukan penggeledahan dengan di dampingi oleh Ketua RT setempat.

Baca Juga:  Pelaku Kekerasan Terhadap Anak di Mataram Diamankan Polisi

“Dari penggeledahan di lokasi ini, kita berhasil mengamankan minuman tradisional jenis brem dan arak,” ujar Kapolsek.

Di lokasi pertama di kios milik salah seorang warga, sebut Kapolsek, ditemukan 8 botol minuman jenis bram dan 4 botol jenis arak. Sementara di lokasi kedua, petugas menemukan 25 botol bram, 3 botol arak.

“Ada juga 4 jerigen yang masih ada aroma minuman tradisional diduga bekas menampung minuman keras,” tambahnya.

Tim gabungan kemudian bergerak menuju lokasi pertandingan sepak bola liga Untir Bulaeng di Dusun Pernang, Desa Labuhan Burung, Kecamatan Buer, untuk melakukan pengamanan.

“Kita mengimbau kepala desa untuk tetap bersama menjaga kamtibmas di lokasi pertandingan. Kepada para pemain dan official, kita ingatkan untuk tetap menerapkan prokes pencegahan Covid-19 sesuai dengan surat rekomendasi ketentuan pelaksanaan giat pertandingan sepak bola oleh Satgas Covid Kabupaten Sumbawa,” tandas Kapolsek. (PS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *