Ribuan Masyarakat Lantung Gelar Aksi Demo Tolak Tutup Tambang

admin
17 Sep 2026 05:11
Sosial 0
3 menit membaca

SUMBAWA – Ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Tolak Tutup Tambang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Camat Lantung, Kecamatan Lantung, Kamis (17/9). Aksi tersebut muncul setelah adanya wacana dari pemerintah yang akan menutup tambang emas Lantung.

Koordinator Aksi, Sirajuddin, mengatakan pemerintah jangan semena-mena untuk menutup tambang yang ada di Kecamatan Lantung. Seharusnya pemerintah selaku pemangku kebijakan hadir untuk memberikan solusi.

”Pemerintah jangan semena-mena. Kami minta segera legalkan dan keluarkan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) secepatnya,” kata Sirajuddin.

Ia menegaskan, warga tidak bisa sejahtera dengan bantuan pangan yang diberikan pemerintah. Dengan keberadaan tambang rakyat, warga bisa menghidupi keluarganya dan bisa menyekolahkan anak-anaknya.

“Tambang open pitt ini bisa menghidupi rakyat Lantung dan masyarakat kecamatan lainnya di Kabupaten Sumbawa,” ungkapnya.

Sirajuddin mengutuk keras ketika ada pejabat negara ataupun cukong lain yang hendak mendiskreditkan hak rakyat dengan ingin menutup tambang rakyat. Adanya kecelakaan di lokasi tambang rakyat adalah musibah. Hal itu tidak boleh dijadikan alasan untuk menutup aktivitas tambang rakyat.

Karena itu, diharapkan IPR bisa segera diterbitkan. Sehingga rakyat juga bisa memberikan kontribusi kepada negara.

“Hanya payung hukumnya diatur, sehingga rakyat bisa berkontribusi kepada negara ini,” ujarnya.

Sirajuddin menyatakan, jika rakyat sangat mendukung program pemerintah, seperti Bansos, Koperasi Desa Merah Putih dan MBG. Namun, jangan halangi hal rakyat untuk mencari penghidupan di tambang rakyat ini.

Sementara itu Perwakilan warga, Syamsul Hidayat, menyatakan bantuan sosial yang ada, sebelumnya tidak tepat sasaran. Namun, dengan tambang rakyat ini masyarakat bisa mencari kehidupan.

”Kita harus realistis. Jika mata pencaharian warga dirusak, dimana masyarakat harus bekerja. Jika tambang ini akan ditutup, harus dipikirkan lebih matang lagi,” ucapnya.

Perwakilan perempuan di Kecamatan Lantung, Maemunah mengungkapkan bahwa kaum perempuan adalah kaum yang mendapatkan manfaat dari keberadaan tambang rakyat ini. Ia memperjuangkan suara keras kaum perempuan Lantung yang tidak menginginkan tambang ditutup.

“Kalau tambang ini ditutup, bagaimana kami? Bagaimana suami kami? Bagaimana anak kami?,” tuturnya.

Karena itu, dia menegaskan agar pemerintah tidak menutup tambang rakyat. Pemerintah kecamatan selaku perpanjangan tangan pemerintah kabupaten hingga pusat, diminta untuk menyampaikan aspirasi kaum perempuan di Lantung agar tambang rakyat tidak ditutup. Peristiwa yang terjadi di lokasi tambang, merupakan musibah, bukan tindakan kriminal.

”Jangan jadikan alasan musibah untuk menutup pintu rezeki kami,” tegasnya

Perwakilan warga lainnya, Hakim Perdana Kusuma, dengan tegas menyatakan rakyat yang berhak menentukan nasibnya. Siapapun yang hendak menutup tambang rakyat di Lantung adalah musuh rakyat.

Ia berharap, aksi warga ini dapat didengar oleh pemerintah pusat. Diminta kepada pemerintah, agar tidak mengorbankan ribuan rakyat yang ada di Lantung.

Warga yang tewas di lokasi tambang adalah pahlawan yang hendak menghidupi keluarganya. Belum ada pemerintahan yang mampu mensejahterakan masyarakat. Karena itu, masyarakat siap berada di garda terdepan untuk mempertahankan tambang Lantung. Warga di Kecamatan Lantung tidak mau lagi menjadi masyarakat yang miskin.

“Siapapun yang mencoba mengusik pertambangan di Kecamatan Lantung adalah musuh rakyat,” serunya.

Terkait aksi tersebut, Camat Lantung, H. Safruddin, menyatakan warga Lantung adalah masyarakat yang beradab. Ia akan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Bupati Sumbawa dan Gubernur NTB. Bila perlu, aspirasi ini akan Disampaikan ke Presiden RI.

Secara pribadi, Safruddin juga memilih untuk tidak menutup tambang rakyat. Dia tidak ingin diintervensi, dan tetap mendukung masyarakat.

Ia berterimakasih kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasinya dengan santun. “Aspirasi bapak ibu sekalian akan saya sampaikan. Saya tidak ada keraguan, saya mendukung bapak dan ibu sekalian,” tutupnya. (PS)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *