Jadi Langganan Banjir, SMPN 4 Labuhan Badas Butuh Pagar Tembok

SUMBAWA – Banjir kembali mengenangi SMP Negeri 4 Labuhan Badas. Peristiwa alam ini terjadi akibat hujan deras yang menguyur Kota Sumbawa, selama 1 jam lebih pada Sabtu malam (9/12).

Banjir sepertinya sudah jadi langganan bagi sekolah tersebut setiap tahunnya. Terutama saat memasuki musim hujan.

Pihak sekolah sudah berupaya mengantisipasi datangnya banjir ini dengan membuat tiga kolam resapan. Namun tidak terlalu efektif. Karena nyatanya banjir beserta lumpur selalu saja datang bertamu.

“Cuman satu saja caranya agar sekolah kami tidak terus kena banjir, bangunkan pagar tembok dibagian belakang. Itu saja solusinya,” kata Kepala SMPN 4 Labuhan Badas, Drs. Tamrin, saat meninjau lingkungan sekolahnya yang terkena banjir, Minggu (10/12).

Baca Juga:  Mulai Terapkan Kurikulum Merdeka, Guru dan TU di SMA 3 Sumbawa ikut IHT 

Ia menjelaskan belum semua pagar tembok berdiri di sekolahnya. Terutama dibagian belakang yang selama ini jadi sumber masuknya air kiriman dari pengunungan. Pagar tembok yang belum terbangun ini diperkirakan sepanjang 200 meter.

Oleh pihak sekolah ujar Tamrin, usulan pembangunan pagar tembok ini sudah sering kali disampaikan kepada dinas terkait. Namun sampai hari ini belum direspon. “Sepanjang pagar tembok ini belum dibangun, maka sekolah kami akan tetap jadi langganan banjir tiap tahun,” tandasnya.

Untuk diketahui, akibat banjir setinggi betis orang dewasa ini sebanyak 10 ruang di SMP Negeri 4 Labuhan Badas tergenang. Ruang yang terdampak banjir dan lumpur ini adalah ruang guru, ruang TU, ruang kepala sekolah, mushola, perpustakaan, ruang kelas hingga Lab IPA.

Baca Juga:  Tak Hanya jadi Lokasi Studi, Hotel Lotus SMKN 1 Sumbawa Bisa Datangkan Cuan

“Yang tidak kena banjir hanya ruang UKS dan Lab Bahasa. Untung anak-anak sudah selesai ulangan semester,” ucap Tamrin. (PS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *